Senin, 06 Oktober 2008

Celebrating "Lebaran" with my family in "Salt Island"

First of all.....I would like to say "Met Hari Raya Idul Fitri 1429 H" Mo'on Ma'ap La'ir Bat'in ya...... hepi ied yaw.....

Hari pertama lebaran, i spend whole day stay at home nungguin nenek lagi sakit...alhasil berjamurlah q d rumah. ^_^ Mau gimana lagi yach, sekalian berbakti kepada nenek tercinta kapan lagi q bisa kaya gini. sampai akhirnya om-om,tante-tante, sepupu-sepupu pada datang jadilah rumah yang semula damai berubah menjadi kacau.hehehe. It's OK, gathering around bareng pamili g ada salahnya kan?????Adegan poto-poto ria pun t'jadi....

q, adek n bian...
Awaaaaaa.....
The second day, q, adek n mama berangkat k Arudam alias Madura boeat ngunjungin daddy tercinta...... siang itu kita2 meluncurlah menuju k Surabaya naek bis patas dari Malang. Nyampe terminal Purabaya kami dengan setia menanti kehadiran bis patas jurusan Madura. Tanya bapak-bapak di terminal katanya "Oooo....masih ada mbak tinggal 1 bis lagi. tunggu aja...". Akhirnya 15 menit kita tunggu, bapak yang tadi mengumumkan "BUS PATAS JURUSAN MADURA TELAH HABIS!!!!!!".
OOOOhhh no!!!!Lama nunggu hasilnya bis-nya nggak ada.....jadilah kami bertiga jalan lagi nyari bis biasa jurusan madura yang notabenenya banyak pencopet, panas, berjubel pokoknya intinya nggak nyaman lah.....Untungnya kita dapet tempat yang enak....di barisan paling depan (lumayan lah aman...). 10 menit nunggu bis berangkat eh g taunya ada pengumuman lagi "BUS PATAS JURUSAN MADURA MOHON DIBERI TEMPAT PARKIR". Oooohhh yees.....akhirnya ada juga bis patas.Kami bertiga turun dari bus lari-lari sambil bawa tas guueeddee+buueerraat menuju bus Patas yang ada di ujung terminal. Untungnya lagi kami dapet tempat di depan.hahahahahaha

Beraaanggkaaaaaaaatt!!!!!!

30 menit di tol akhirnya nyampe juga di Tanjung Perak, langsung naik kapal Feri.... Untungnya lagi tuh kapal masih kapal baru gresss.... jadi g kaya kapal yang biasa kita naiki pas ke Madura... Q n adikq langsung keluar dari bis n menikmati indahnya selat madura dari atas kapal Feri....

Sunset @ selat Madura
Dedek nampangz abezzz...mee jg nampang....^_^
Me n Adek nampangz lg....

To be continued....

Minggu, 28 September 2008

my dream....


one of my dreams is visiting Bonn in Germany. That's such a beautiful city....

Next step is visiting great place in Bonn....So now let's have a dream.... ^-^

Rabu, 17 September 2008

niensbee

Pyzam Glitter Text Maker
Create your own glittery text at pYzam.com

HaVinG a LoT oF FrienDs...........


It's little bit too late.............but I want to say "Happy Fasting Day"....................

Teaching is fun.....

Kadang bin sometimes i feel that teching is bored, wasting my energy, my time, my voice.........but sometimes I realize that teaching is a good thing to do......I mean we can give our knowledge to our next generation.
Today I teach about animals.....it's such fun, i used a lot of pictures to give knowledge how they can get their food...................oh my......it's such a horible thing but honestly I feel so happy looking at their face..............^-^

Hewan Satwa

Elang Bondol atau Brahminy Kite (Haliastur indus), juga dikenal sebagai the red-backed sea-eagle yaitu Burung Elang Laut yang bagian belakangnya berwarna merah dan kepala sampai leher berwarna putih, merupakan sejenis burung buas atau burung pemangsa yang berukuran sedang dari famili Accipitridae. Elang Bondol ini juga sering terlihat di langit India, Pakistan, Banglades, dan asia tenggara dan juga bagian selatan new south wales, Australia, melalui daerah yang mana merupakan daerah penyebaran Elang bondol.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 1989 menetapkan burung elang bondol sebagai maskot kota, bersama salak condet. Burung Elang Bandol sekarang sudah jarang terlihat karena banyaknya perdagangan dan pencurian satwa yang mengakibatkan burung elang bondol terancam punah. Karena ancaman kepunahan itu jajaran Pusat Penyelamat Satwa terdorong untuk menyelamatkan maskot kota Jakarta. Pulau Kotok dan Pulau Penjaliran Timur merupakan tempat bagi program konservasi burung elang bondol, hasil sitaan atau tangkapan pemerintah akan dilepaskan di dua pulau tersebut. Akan tetapi tidak semuanya langsung dilepaskan, karena banyak elang bondol yang cidera berat atau sayapnya patah, jadi harus disembuhkan dulu baru dilepaskan. Seorang dokter hewan yang bernama Femke den Haas dari Belanda sudah sering bolak-balik merawat beberapa
elang bondol di Pulau Kotok. Menurut dokter Femke, maskot Jakarta harusnya betul-betul diselamatkan.

starting a new blog

Starting my day with writting a blog....hope it can be longlive blog.hehehehehehe


Enjoy this....